MAN Sibolga Tegaskan Komitmen Pendidikan Demokrasi Lewat Kolaborasi Bersama Bawaslu
04 Agustus 2025
225 Views
Sibolga (Humas) — Madrasah Aliyah Negeri Sibolga terus menunjukkan peran aktifnya dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik dan spiritual, tetapi juga sadar akan pentingnya nilai-nilai demokrasi. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan edukatif yang digelar pada Senin, 4 Agustus 2025, bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Sibolga dalam program bertajuk Bawaslu Goes to School.
Sibolga (Humas) — Madrasah Aliyah Negeri Sibolga terus menunjukkan peran aktifnya dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik dan spiritual, tetapi juga sadar akan pentingnya nilai-nilai demokrasi. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan edukatif yang digelar pada Senin, 4 Agustus 2025, bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Sibolga dalam program bertajuk Bawaslu Goes to School.
Sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, MAN Sibolga menjadikan pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan sebagai bagian penting dari proses pembelajaran. Melalui kerja sama ini, madrasah ingin menanamkan kepada siswa pentingnya keterlibatan aktif dalam menjaga keadilan dan integritas pemilu sejak dini.
Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan upacara bendera pagi yang berlangsung khidmat. Dalam upacara tersebut, Bawaslu Sibolga bertindak sebagai pembina dan menyampaikan amanat yang mengangkat tema “Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu.” Seluruh siswa dan tenaga pendidik turut mengikuti upacara dengan penuh antusias.
Kepala MAN Sibolga, Nurul Oktaviana Mekawati, menyambut baik kehadiran Bawaslu di lingkungan madrasah. Ia menegaskan bahwa membentuk kesadaran demokrasi kepada peserta didik harus dimulai dari lingkungan madrasah. “Melalui kolaborasi seperti ini, kami ingin siswa tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas di masa depan, tetapi juga pengawal demokrasi sejak sekarang. Madrasah adalah tempat terbaik untuk menanamkan nilai integritas dan tanggung jawab sosial,” ujarnya usai kegiatan.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi “Bawaslu Mengajar Demokrasi” yang digelar di perpustakaan madrasah. Siswa diberikan pemahaman tentang sistem pemilu, peran Bawaslu, jenis pelanggaran pemilu, serta pentingnya pengawasan partisipatif. Selain itu, siswa juga dibekali keterampilan dasar untuk menangkal berita hoaks yang kerap beredar menjelang pemilu.
Sesi pembelajaran berlangsung interaktif. Para siswa dari berbagai jenjang terlihat aktif bertanya dan berdiskusi mengenai isu-isu demokrasi dan kepemiluan. Tim Bawaslu mengapresiasi semangat dan daya kritis siswa MAN Sibolga, yang menunjukkan kepedulian tinggi terhadap masa depan demokrasi bangsa.
Kolaborasi ini menegaskan peran MAN Sibolga sebagai madrasah yang adaptif dan terbuka terhadap pendekatan pembelajaran kontekstual, termasuk dalam hal penguatan pendidikan demokrasi. Melalui kegiatan ini, MAN Sibolga berharap mampu mencetak peserta didik yang tidak hanya taat beragama, tetapi juga sadar hukum, cinta tanah air, dan siap menjaga martabat demokrasi Indonesia di masa mendatang. (IMS)
Suara Tamu
Tinggalkan Komentar