- HOME
- PROFIL
- AKUNTABILITAS KINERJA
- PPID
- ZONA INT (ZI)
- E-OFFICE
- KEUNGGULAN
- HUMAS
×

Madrasah Aliyah Negeri Sibolga menggelar rapat persiapan untuk pelaksanaan Gebyar Deklarasi Anti-Bullying. Acara ini akan melibatkan seluruh guru, tenaga kependidikan, siswa, dan komite madrasah sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari perilaku bullying. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi pencegahan bullying yang sebelumnya disampaikan melalui sesi Zoom bersama.
Sibolga (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri Sibolga menggelar rapat persiapan untuk pelaksanaan Gebyar Deklarasi Anti-Bullying. Acara ini akan melibatkan seluruh guru, tenaga kependidikan, siswa, dan komite madrasah sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari perilaku bullying. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi pencegahan bullying yang sebelumnya disampaikan melalui sesi Zoom bersama.
Rapat yang berlangsung di ruang kepala madrasah tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Nurul Oktaviana Mekawati. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa bullying tidak hanya merugikan korban secara fisik dan psikologis, tetapi juga dapat mengganggu iklim pendidikan di madrasah.
“Deklarasi anti-bullying ini adalah langkah awal untuk membangun budaya positif di madrasah. Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa merasa aman, dihargai, dan nyaman selama belajar. Tidak ada ruang untuk bullying di lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, kolaborasi dari semua pihak guru, siswa, tenaga kependidikan, dan komite madrasah sangat diperlukan untuk menyukseskan acara ini,” ujar Nurul dalam sambutannya.
Rapat ini membahas berbagai persiapan teknis yang meliputi pembentukan panitia, pembagian tugas, dan penyusunan rangkaian acara. Kepala madrasah juga meminta seluruh warga madrasah untuk memberikan kontribusi terbaik mereka dalam acara ini. Menurutnya, deklarasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebuah pernyataan tegas bahwa madrasah berkomitmen menciptakan lingkungan yang bebas dari segala bentuk perundungan.
Rangkaian Gebyar Deklarasi Anti-Bullying nantinya akan diramaikan dengan berbagai kegiatan menarik. Sebagai puncak acara, seluruh warga madrasah akan bersama-sama menandatangani deklarasi anti-bullying di atas spanduk besar yang akan dipasang di halaman utama madrasah. Penandatanganan ini diharapkan menjadi simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi semua siswa.
Nurul menambahkan, kegiatan ini tidak hanya akan berhenti pada deklarasi. Madrasah juga akan terus mengadakan program pengawasan dan pendampingan untuk memastikan lingkungan bebas dari bullying. “Kita harus bekerja bersama untuk menjadikan madrasah ini sebagai tempat yang penuh kasih sayang dan saling menghormati. Jangan biarkan perundungan merusak masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Dengan semangat dan komitmen yang tinggi dari seluruh elemen madrasah, MAN Sibolga berharap Gebyar Deklarasi Anti Bullying ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya untuk melakukan langkah serupa. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat 17 Januari 2025 dan seluruh warga madrasah siap menyukseskannya demi terciptanya lingkungan belajar yang lebih baik.