MAN Sibolga Pasang Maklumat Pencegahan Bullying di Setiap Kelas

Madrasah Aliyah Negeri Sibolga terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memasang maklumat Kepala Kantor Wilayah (KaKanwil) Kementerian Agama Sumatera Utara di setiap ruang kelas dan area strategis lainnya di lingkungan madrasah.

MAN Sibolga Pasang Maklumat Pencegahan Bullying di Setiap Kelas

Sibolga (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri Sibolga terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memasang maklumat Kepala Kantor Wilayah (KaKanwil) Kementerian Agama Sumatera Utara di setiap ruang kelas dan area strategis lainnya di lingkungan madrasah.

Kegiatan pemasangan maklumat ini dilakukan langsung oleh Wakil Kepala Madrasah bidang Sarana dan Prasarana, Iskandar Muda Manurung, dengan dibantu oleh ketua-ketua kelas dari masing-masing tingkatan. Maklumat yang dipasang berisi imbauan agar seluruh warga madrasah menjauhi segala bentuk tindakan bullying, baik fisik, verbal, maupun non-verbal. Kepala MAN Sibolga, Nurul Oktaviana Mekawati, menegaskan bahwa madrasah harus menjadi tempat di mana siswa merasa aman dan dihargai.

"MAN Sibolga berkomitmen untuk membangun lingkungan belajar yang bebas dari segala bentuk kekerasan dan tindakan merugikan. Dengan adanya maklumat ini, kami ingin mengingatkan siswa bahwa madrasah adalah tempat untuk belajar, tumbuh, dan saling mendukung, bukan untuk menyakiti satu sama lain," ujar Nurul. Beliau juga menambahkan bahwa maklumat ini menjadi pedoman bagi seluruh warga madrasah untuk bersama-sama menjaga keharmonisan dan kebersamaan.

Proses pemasangan maklumat berlangsung dengan melibatkan ketua-ketua kelas. Wakil Kepala Madrasah bidang Sarana dan Prasarana memimpin langsung kegiatan tersebut. "Kami melibatkan ketua-ketua kelas karena mereka adalah pemimpin kecil di masing-masing kelas. Dengan keterlibatan mereka, diharapkan maklumat ini tidak hanya menjadi dokumen yang ditempel di dinding, tetapi juga menjadi pedoman yang mereka bawa ke dalam aktivitas sehari-hari di kelas," jelas Iskandar.

Salah satu ketua kelas, Azhar Jamil dari kelas XII, menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan pesan yang kuat kepada seluruh siswa untuk menjaga sikap. "Saya berharap teman-teman sekelas memahami bahwa bullying itu tidak benar dan harus dihindari," ujar Azhar.

Tidak hanya berhenti pada pemasangan maklumat, MAN Sibolga juga berencana mengadakan program sosialisasi terkait pencegahan bullying secara berkala. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) akan menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya menjaga hubungan baik dan menghargai perbedaan.

"Bullying tidak hanya menyakiti fisik, tetapi juga mental. Oleh karena itu, kami akan terus memberikan pendampingan kepada siswa agar mereka memiliki pemahaman yang lebih baik tentang dampak negatif bullying dan cara mencegahnya," ungkap Nona Minta Ito guru BK MAN Sibolga.

Dengan langkah ini, MAN Sibolga berharap dapat menanamkan budaya saling menghormati di lingkungan madrasah. Kepala MAN Sibolga optimis bahwa inisiatif ini akan membawa dampak positif bagi seluruh siswa.

"Kami ingin memastikan bahwa siswa tidak hanya tumbuh menjadi individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter mulia. Pencegahan bullying adalah bagian penting dari visi kami untuk mencetak generasi yang berakhlak mulia," tutup Nurul.

Dengan adanya maklumat ini, MAN Sibolga berharap bisa menjadi contoh bagi madrasah lain dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak dan bebas dari tindakan bullying.

LINK TERKAIT