MAN Sibolga Gelar Simulasi Oimpiade Madrasah Indonesia Sains 2025

Sibolga (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri Sibolga melaksanakan simulasi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Sains Tahun 2025 pada Sabtu, 6 September 2025. Simulasi berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 13.30 WIB dengan diikuti siswa pada enam mata pelajaran, yaitu Matematika, Kimia, Fisika, Biologi, Ekonomi, dan Geografi

MAN Sibolga Gelar Simulasi Oimpiade Madrasah Indonesia Sains 2025
Sibolga (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri Sibolga melaksanakan simulasi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Sains Tahun 2025 pada Sabtu, 6 September 2025. Simulasi berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 13.30 WIB dengan diikuti siswa pada enam mata pelajaran, yaitu Matematika, Kimia, Fisika, Biologi, Ekonomi, dan Geografi.

Kegiatan simulasi ini merupakan agenda resmi yang dijadwalkan langsung dari pusat sebagai bentuk persiapan sebelum pelaksanaan OMI Sains yang sesungguhnya. MAN Sibolga, sebagai salah satu madrasah yang aktif mengikutsertakan siswanya dalam berbagai ajang akademik, menjadikan simulasi ini kesempatan penting untuk mengukur kesiapan peserta didik, baik secara teknis maupun penguasaan materi.

Kepala MAN Sibolga, Nurul Oktaviana Mekawati, menyampaikan bahwa pelaksanaan simulasi ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam mendukung prestasi siswa di bidang sains. “Simulasi ini bukan hanya latihan teknis, tetapi juga strategi untuk melatih mental, kedisiplinan, dan kesiapan siswa menghadapi kompetisi sebenarnya. Kami berharap siswa MAN Sibolga bisa tampil maksimal pada OMI Sains nanti dan membawa nama baik madrasah ke tingkat nasional,” ujarnya.

Selama simulasi, para siswa mengikuti jadwal yang telah ditetapkan, dimulai dari sesi Matematika dan berlanjut ke mata pelajaran lainnya secara bergiliran hingga selesai. Guru pembimbing masing-masing mata pelajaran turut hadir memantau jalannya simulasi serta memberikan dukungan moral kepada peserta didik. Kehadiran guru menjadi faktor penting untuk memastikan bahwa siswa tidak hanya siap secara materi, tetapi juga percaya diri menghadapi soal-soal berbasis literasi numerasi dan berpikir kritis yang menjadi ciri khas OMI.

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang sistem ujian berbasis digital yang digunakan dalam kompetisi. Hal ini sejalan dengan upaya madrasah dalam mendukung transformasi digital di dunia pendidikan. Dengan demikian, siswa terbiasa menggunakan aplikasi ujian berbasis daring sekaligus meningkatkan keterampilan literasi digital mereka.

Pihak madrasah menegaskan bahwa simulasi ini akan terus dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi. Hasil simulasi akan dianalisis untuk memetakan kelemahan dan kekuatan siswa, sehingga pembinaan lebih lanjut dapat difokuskan sesuai kebutuhan tiap peserta. “Kegiatan ini adalah langkah penting bagi MAN Sibolga dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga tangguh menghadapi tantangan zaman,” tambah Nurul.

Dengan terselenggaranya simulasi OMI Sains, MAN Sibolga sekali lagi menunjukkan kesungguhannya dalam melahirkan prestasi. Keterlibatan siswa dalam bidang sains diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing madrasah di kancah nasional, tetapi juga membentuk generasi yang berpikir logis, kritis, dan inovatif. (IMS)

Suara Tamu

Tinggalkan Komentar
LINK TERKAIT