MAN Sibolga Gelar Kegiatan Literasi di Halaman Madrasah

Sibolga (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri Sibolga melaksanakan kegiatan literasi di halaman madrasah pada Kamis, 4 September 2025. Kegiatan ini diinisiasi oleh perpustakaan MAN Sibolga sebagai salah satu upaya nyata dalam membangun budaya membaca di kalangan siswa serta meningkatkan keterampilan literasi yang menjadi kebutuhan penting di era global.

MAN Sibolga Gelar Kegiatan Literasi di Halaman Madrasah
Sibolga (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri Sibolga melaksanakan kegiatan literasi di halaman madrasah pada Kamis, 4 September 2025. Kegiatan ini diinisiasi oleh perpustakaan MAN Sibolga sebagai salah satu upaya nyata dalam membangun budaya membaca di kalangan siswa serta meningkatkan keterampilan literasi yang menjadi kebutuhan penting di era global. Sejak pagi, seluruh siswa tampak antusias mengikuti kegiatan dengan membawa berbagai jenis bacaan, mulai dari buku pelajaran, novel, hingga literatur islami. Mereka duduk berkelompok bersama teman sekelas sambil menikmati suasana terbuka yang segar dan kondusif untuk membaca. Kegiatan literasi ini dikemas sederhana namun penuh makna, karena tidak hanya membaca, tetapi juga mengarahkan siswa untuk berdiskusi dan menyampaikan pemahaman dari buku yang dibaca.

Kepala perpustakaan MAN Sibolga, Rizky Asnita, menjelaskan bahwa kegiatan literasi merupakan bagian penting dari program madrasah untuk menanamkan kecintaan membaca sejak dini. “Budaya literasi perlu ditanamkan agar menjadi kebiasaan. Dengan kegiatan ini, siswa tidak hanya membaca, tetapi juga belajar memahami isi bacaan, mengkritisi informasi, serta melatih kemampuan menyampaikan kembali gagasan yang diperoleh,” ujarnya.

Kepala MAN Sibolga, Nurul Oktaviana Mekawati, yang turut memberikan apresiasi dalam kegiatan ini menegaskan bahwa literasi merupakan pondasi utama dalam pendidikan. Menurutnya, kegiatan literasi selaras dengan arah kebijakan Kementerian Agama melalui Asta Protas, khususnya pada penguatan mutu pendidikan dan pembangunan karakter peserta didik. “Literasi adalah kunci untuk membuka jendela dunia. Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga terbiasa membaca, berpikir kritis, dan mampu memfilter informasi dengan baik. Madrasah berkomitmen menjadikan literasi sebagai budaya yang hidup dalam keseharian siswa,” ungkapnya.

Selain menumbuhkan minat baca, kegiatan literasi rutin ini juga diarahkan untuk mendukung pembentukan karakter peserta didik. Siswa diajak untuk lebih kritis, gemar mencari informasi, dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat. Dengan cara ini, MAN Sibolga tidak hanya mencetak generasi berprestasi, tetapi juga generasi yang siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal keterampilan literasi, numerasi, dan moderasi beragama.

Literasi di MAN Sibolga telah menjadi bagian dari strategi pendidikan berbasis nilai, yang mengintegrasikan kecerdasan akademik dengan kecerdasan emosional dan spiritual. Hal ini juga sejalan dengan semangat Kementerian Agama untuk menjadikan madrasah sebagai pusat lahirnya generasi unggul dan berkarakter. Madrasah berharap kegiatan literasi dapat terus berjalan konsisten dan menjadi kebiasaan positif yang melekat dalam diri siswa. Dengan demikian, literasi tidak lagi dipandang sebagai kewajiban, melainkan kebutuhan sekaligus gaya hidup generasi muda MAN Sibolga. Melalui kegiatan sederhana namun berdampak besar ini, MAN Sibolga kembali menegaskan perannya sebagai bagian dari Kementerian Agama yang konsisten mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pembinaan karakter bangsa. (IMS)

Suara Tamu

Tinggalkan Komentar
LINK TERKAIT